Mengenal Overthinking dan Cara Mengatasinya

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
Twitter
mengenal overthinking

Apa Itu Overthinking?

Overthinking adalah berpikir berlebihan atau kecenderungan untuk terlalu banyak memikirkan atau mengkhawatirkan suatu masalah hingga menciptakan skenario-skenario yang tidak perlu atau tidak realistis. Kondisi ini dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan bahkan menghambat pengambilan keputusan yang sehat. 

Baca juga: Apa Itu Kesehatan Mental, Penyebab dan Pengobatannya

Penyebab Overthinking

penyebab overthinking
Source: Pexels

Berpikir berlebihan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dan setiap individu mungkin mengalami penyebab yang berbeda. Beberapa penyebab umum meliputi:

1. Kekhawatiran Berlebihan

Orang yang cenderung overthinking seringkali memiliki kecenderungan untuk merasa khawatir secara berlebihan terhadap masa depan, keputusan yang harus diambil, atau hasil suatu peristiwa. Kekhawatiran ini bisa menciptakan pemikiran berulang yang sulit untuk dihentikan.

2. Perfectionisme

Orang yang memiliki standar yang sangat tinggi untuk diri mereka sendiri dan takut membuat kesalahan mungkin cenderung terjebak dalam pola pikir berulang-ulang saat mencoba mencapai hasil yang “sempurna.”

3. Pengalaman Traumatik

Pengalaman traumatis atau kejadian negatif di masa lalu dapat meninggalkan jejak pada pikiran dan memicu kecenderungan overthinking saat menghadapi situasi yang mirip.

Baca juga:  Gejala PTSD, Penyebab Serta Penanganannya

4. Kurangnya Kepercayaan Diri

Rendahnya tingkat kepercayaan diri dapat membuat seseorang ragu-ragu terhadap kemampuannya dan terus menerus mempertanyakan keputusan yang diambil.

Baca juga: Memahami Insecure dan Cara Mengatasinya

5. Ketidakpastian

Situasi yang tidak pasti atau tidak jelas dapat membuat pikiran menciptakan banyak skenario kemungkinan, memicu kecenderungan untuk overthinking.

6. Analisis Berlebihan

Beberapa orang cenderung menganalisis setiap aspek suatu masalah dengan sangat detail. Meskipun analisis ini bisa positif, namun jika berlebihan, dapat menyebabkan overthinking.

7. Kondisi Kesehatan Mental

Beberapa kondisi kesehatan mental seperti kecemasan dan gangguan obsesif-kompulsif dapat memperkuat perilaku overthinking.

8. Stressor Lingkungan

Stres dari lingkungan sekitar, baik itu di tempat kerja, dalam hubungan, atau dalam kehidupan sehari-hari, dapat memicu overthinking sebagai respons terhadap tekanan.

9. Kurangnya Keterampilan Pengelolaan Stres

Orang yang tidak memiliki keterampilan yang memadai dalam mengelola stres mungkin lebih rentan terhadap overthinking ketika dihadapkan pada tekanan atau tantangan.

10 Penggunaan Media Sosial

Kehadiran media sosial dan perbandingan diri dengan orang lain di platform tersebut dapat menyebabkan rasa tidak aman dan memicu overthinking.

Penting untuk diingat bahwa overthinking adalah pengalaman yang umum, dan mungkin tidak selalu disebabkan oleh satu faktor tunggal. Mengenali penyebab potensial dan mengembangkan strategi untuk mengelola pemikiran berlebihan dapat membantu mengatasi overthinking dan meningkatkan kesejahteraan mental. Jika perlu, mendiskusikan perasaan Anda dengan profesional kesehatan mental juga dapat memberikan dukungan dan panduan yang diperlukan.

Cara Mengatasi Overthinking

mengatasi overthinking
Source: Pexels

Beberapa cara yang dapat dipertimbangkan untuk mengatasi overthinking adalah sebagai berikut:

1. Pahami Pola Pikir Overthinking

Langkah pertama adalah menyadari pola pikir overthinking. Perhatikan ketika Anda mulai merasa terjebak dalam pikiran yang berulang-ulang atau khawatir berlebihan. Identifikasi pola tersebut dapat membantu Anda mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya.

2. Tetap Fokus pada Kenyataan

Saat overthinking muncul, bawa diri Anda kembali ke kenyataan. Tanyakan pada diri sendiri apakah pikiran tersebut didasarkan pada fakta atau hanya imajinasi. Fokus pada kenyataan dapat membantu menghindari pembuatan skenario yang tidak realistis.

Baca juga: Kebiasaan Baik Yang Menunjang Kesehatan Mental

3. Batasan Waktu untuk Pemikiran

Tentukan batasan waktu untuk memikirkan suatu masalah. Misalnya, berikan diri Anda 15-20 menit untuk memikirkan suatu situasi, dan setelah waktu tersebut habis, pindahlah ke aktivitas lain. Ini dapat membantu mencegah terjebak dalam lingkaran pikiran yang tak berujung.

4. Tulis Apa yang Sedang Anda Pikirkan

Mencatat pikiran Anda dalam bentuk tulisan dapat membantu meredakan overthinking. Tuliskan kekhawatiran, pertanyaan, atau pikiran yang muncul. Ini tidak hanya membantu membersihkan pikiran Anda, tetapi juga memberikan pemahaman lebih dalam.

5. Praktikkan Meditasi dan Mindfulness

Meditasi dan mindfulness membantu mengalihkan perhatian dari pikiran berlebihan ke pengalaman sekarang. Latihan pernapasan dan kesadaran membantu menenangkan pikiran, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan konsentrasi.

6. Berbicara dengan Orang Terpercaya

Berbagi pikiran dan perasaan Anda dengan orang terpercaya dapat membantu mendapatkan perspektif baru. Terkadang, mendengar pandangan dari orang lain dapat membantu mengatasi pemikiran yang berlebihan.

Baca juga: 8 Jenis Psikoterapi Beserta Manfaatnya

7. Fokus pada Solusi, Bukan Masalah

Alihkan perhatian Anda dari masalah itu sendiri ke solusi yang mungkin. Pikirkan langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk mengatasi situasi tersebut. Ini dapat membantu meredakan rasa cemas dan memberikan rasa kendali.

8. Aktivitas Fisik dan Relaksasi

Aktivitas fisik seperti olahraga ringan atau yoga dapat membantu melepaskan ketegangan fisik dan pikiran. Teknik relaksasi seperti pernapasan dalam juga dapat membantu menenangkan sistem saraf.

Overthinking adalah tantangan umum dirasakan setiap orang, tetapi dengan kesadaran dan praktik yang konsisten, Anda dapat mengembangkan strategi untuk mengatasi kecenderungan tersebut. Jika overthinking terus mengganggu kehidupan sehari-hari Anda, pertimbangkan untuk mencari dukungan dari profesional kesehatan mental.

Baca juga: Mengenal Insomnia, Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Links

Follow Us

© Copyright 2023 PraktiQu All Rights Reserved.