Negging: Menggunakan Pujian untuk Menghina

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
Twitter
negging

Pernahkah Anda menerima “pujian” yang justru membuat Anda merasa rendah diri dan ragu-ragu? Hati-hati, Anda mungkin menjadi korban negging, sebuah strategi manipulasi terselubung yang dikemas dalam bentuk pujian.

Definisi Negging: Racun Bertopeng Pujian

Negging adalah taktik manipulasi yang menggunakan “pujian” untuk merendahkan dan mengendalikan orang lain. Berbeda dengan pujian tulus yang membangun rasa percaya diri, negging bertujuan membuat korban merasa insecure dan mudah dimanipulasi.

Contoh kalimat negging:

  • “Rambutmu terlihat bagus hari ini… untuk orang seusiamu.”
  • “Gaun itu terlihat cantik di badanmu… kalau saja kamu tidak terlalu kurus.”
  • “Wah, kamu pintar sekali… untuk seorang perempuan.”

Baca juga: Victim Blaming: Kecenderungan Menyalah Orang Lain

Motif Pelaku Negging

Pelaku negging, yang seringkali merendahkan orang lain untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka, biasanya memiliki rasa insecure mendalam. Mereka mungkin merasa tidak cukup percaya diri untuk mendekati seseorang dengan cara sehat dan positif, sehingga menggunakan strategi merendahkan orang lain sebagai upaya menutupi kekurangan mereka. Selain itu, keinginan mengontrol dan mendominasi juga dapat mendorong mereka menggunakan negging sebagai cara mengontrol situasi dan hubungan.

Penting diingat bahwa negging adalah tindakan tidak sehat dan tidak pantas dalam hubungan. Merendahkan orang lain tidak akan pernah menjadi cara yang baik untuk meningkatkan rasa percaya diri atau mendapatkan kontrol dalam suatu hubungan. Sebaliknya, penting membangun rasa percaya diri yang sehat dan membangun hubungan positif dan saling menghormati dengan orang lain.

Baca juga: Ciri Perilaku Playing Victim

Dampak Negatif Negging

Negging, praktik yang melibatkan pujian diselingi kritik atau celaan tersembunyi, dapat memberikan dampak negatif signifikan pada korban. Dibawah ini adalah beberapa dampak negatif yang bisa terjadi:

  1. Penurunan rasa percaya diri dan self-esteem: Negging sering kali membuat korban merasa tidak aman dengan diri mereka sendiri, menyebabkan penurunan rasa percaya diri dan self-esteem.
  2. Keraguan diri dan rasa insecure: Kritik tidak konstruktif dari negging dapat membuat korban merasa ragu tentang kemampuan dan nilai diri mereka, meningkatkan rasa insecure.
  3. Depresi dan kecemasan: Dampak negatif dari negging juga bisa mencakup depresi dan kecemasan, terutama jika korban terus menerimanya dalam hubungan yang signifikan.
  4. Rusaknya hubungan dan komunikasi: Negging dapat merusak hubungan antar individu dan mempengaruhi komunikasi. Ini bisa mengarah pada hubungan tidak sehat atau bahkan berakhirnya hubungan tersebut.

Dengan memahami dampak negatif ini, penting bagi kita menghindari dan menghargai orang lain dengan cara positif dan membangun.

Baca juga: Negging: Menggunakan Pujian untuk Menghina

Cara Melawan Negging

Mengenali negging adalah langkah pertama untuk melawannya. Berikut beberapa tips merespon dan melindungi diri dari negging:

  • Kenali ciri-ciri “pujian” mengandung negging.
  • Percaya diri dengan nilai dan kemampuan Anda.
  • Tegaslah dalam menolak dan menegur perilaku negging.
  • Bangunlah hubungan yang sehat dan saling menghargai.

Negging adalah racun yang dapat merusak hubungan dan melukai hati. Dengan memahami bahaya negging dan membangun komunikasi yang sehat, kita dapat menciptakan ruang aman untuk hubungan lebih positif dan saling menghargai.

Pujian yang tulus membangun, sedangkan negging meruntuhkan. Mari kita bersama-sama membangun budaya komunikasi sehat dan bebas dari negging, demi hubungan lebih positif dan penuh kasih sayang.

Baca juga: Sosial Justice Warrior SJW Identik Dengan Anak Muda, Apakah Buruk?

Links

Follow Us

© Copyright 2023 PraktiQu All Rights Reserved.